Kisah Putra Rama dan Rawana Abad XV Masehi Rekonstruksi Teks yang Terserak

Main Article Content

Mamat Ruhimat Rahmat Sopian

Abstract

This paper describes the research and reconstruction of Kisah Putra Rama and Rawana text in the XV Century. The research was conducted toward three manuscripts of Kisah Putra Rama and Rawana (PRR), which are collections of West Java State Museum “Sri Baduga” and Kabuyutan Ciburuy, Garut Regency. PRR is one of Old Sundanese literature which were written in the sixteenth century AD. The story tells the war between the son of Rama, King of Lengkawati and the son of Rawana, the king of Lengkapura which took place after Rawana passed away and Rama attained moksha. The PRR manuscripts of Kabuyutan Ciburuy are scattered in six kropaks which leaves (lempir) are mixed with leaves from other texts. The first groups, which are consisted of Kropak 17, Kropak 18, Kropak 22, the fourth leaf, and Kropak 26, is called Manuscript A. The second groups, which are consisted of Kropak 24, the third leaf of Kropak 26, and the fifth leaf of Kropak 29, is called Manuscript C. Moreover, the PRR text which has been initially published is called Manuscript B.


 


---


Makalah ini menguraikan penelitian dan rekonstruksi terhadap teks Kisah Putra Rama dan Rawana Abad XVI Masehi. Penelitian dilakukan terhadap tiga naskah Kisah Putra Rama dan Rawana (PRR) dari koleksi Museum Negeri Jawa Barat “Sri Baduga” dan koleksi Kabuyutan Ciburuy Kabupaten Garut. PRR merupakan salah satu karya sastra Sunda Kuno yang ditulis pada abad ke-16 Masehi. Isinya mengisahkan peperangan antara putra Rama Raja Lengkawati dengan putra Rawana Raja Lengkapura setelah Rawana gugur dan Rama moksa. Naskah koleksi Kabuyutan Ciburuy tercecer dalam enam kropak yang sebagian lempirannya bercampur dengan lempiran dari teks lain. Keenam naskah PRR yang tercecer dan berbeda bacaan kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari Kropak 17, Kropak 18, Kropak 22, lempir keempat dan kelima Kropak 26  disebut Naskah A. Kelompok kedua yaitu lempir kedua Kropak 24, lempir ketiga Kropak 26, dan lempir kelima Kropak 29  disebut Naskah C. Sedangkan teks PRR yang sudah diterbitkan lebih dahulu disebut Naskah B.


 

Article Details

How to Cite
RUHIMAT, Mamat; SOPIAN, Rahmat. Kisah Putra Rama dan Rawana Abad XV Masehi Rekonstruksi Teks yang Terserak. Manuskripta, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 159-195, july 2018. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/105>. Date accessed: 18 feb. 2019.
Section
Articles

References

Atja. 1970. Ratu Pakuan: Tjeritera Sunda-Kuno dari Lereng Gunung Cikuraj. Bandung: Lembaga Bahasa dan Sedjarah.
Atja dan Saleh Danasasmita. 1981. Amanat dari Galunggung (Kropak 632 dari Kabuyutan Ciburuy, Bayongbong – Garut). Bandung: Proyek Pengembangan Permuseuman Jawa Barat.
Baidilah, Idin. dkk. 2008. Direktori Aksara Sunda untuk Unicode. Bandung: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Danasasmita, Saleh. dkk. 1983/1984. Rintisan Penelusuran Masa Silam Sejarah Jawa Barat Jilid Keempat. Bandung: Proyek Penerbitan Sejarah Jawa Barat Pemerintah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat.
Danasasmita, Saleh. dkk. 1987. Sewaka Darma, Sanghyang Siksakandang Karesian, Amanat Galunggung: Transkripsi dan Terjemahan. Bandung: Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi).
Darsa, Undang Ahmad, Edi S. Ekadjati, dan Mamat Ruhimat. 2004. Darmajati: Naskah Lontar Kropak 423 (Transliterasi, Rekonstruksi, Suntingan, dan Terjemahan Teks). Bandung: Universitas Padjadjaran.
Darsa, Undang Ahmad, dkk. 2007. Aksara Sunda. Bandung: Yayasan Walatra.
Darsa, Undang Ahmad, dkk. 2008. Fragmen Kisah Putra Rama & Rawana (Naskah Lontar Kropak 18) Seri Penerbitan 1 Koleksi Kabuyutan Ciburuy Garut. Garut: Pemerintah Kabupaten Garut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Ekadjati, Edi S. (Editor). 1988. Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran dan The Toyota Foundation.
Ekadjati, Edi S., Teddi Permadi, Undang Ahmad Darsa. 2000. Aksara Sunda. Bandung: Granesia.
Kalsum. 2006. "Wawacan Batara Rama: Edisi Teks, Kajian Struktur, dan Intertekstualitas" Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung.
Noorduyn, J. and A. Teeuw. 2006. Three Old Sundanese Poems. Leiden: KITLV Press.
Pleyte, C.M. 1907. “Raden Moending Laja di Koesoema. Een Oude, Soendasche Ridderroman met Eene Inleiding over den Toekang Pantoen” dalam Tijdscrift voor Indische Taal, Land- en Volkenkunde Deel XLIX. Batavia ’s Hage: Albrecht & Co. M. Nijhoff.
Poerbatjaraka, R.M.Ng. dan Tardjan Hadidjaja. 1952. Kepustakaan Djawa. Djakarta/Amsterdam: Djambatan.
Reynolds, L.D. dan N.G. Wilson. 1968. Scribes and Scholars: A Guide to the Transmission of Greek and Latin Literature. Oxford: Clarendon Press.
Robson, S.O. 1994. Prinsip-Prinsip Filologi di Indonesia. Terjemahan oleh Kentjanawati Gunawan. Jakarta: Publikasi Bersama Depdikbud dengan Universitas Leiden.
Ruhimat, Mamat, Aditia Gunawan, dan Tien Wartini. 2014. Kawih Pangeuyeukan: Tenun dalam Puisi Sunda Kuno dan Teks-teks Lainnya. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Sopian, Rahmat. 2010. "Bima Swarga Naskah Beraksara Sunda Kuno dengan Bahasa Jawa Kuno: Kajian Filologis". Tesis. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Bandung.
Wartini, Tien. 2007. “Kabuyutan Ciburuy” dalam Cupumanik Nomor 46 Tahun IV No. 10 Mei 2007.
Wartini, Tien, dkk. 2010. Tutur Bwana dan Empat Mantra Sunda Kuno. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Wartini, Tien, dkk. 2011a. Sanghyang Swawar Cinta. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia & Pusat Studi Sunda.
Wartini, Tien, dkk. 2011b. Sanghyang Tattwa Ajnyana. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia & Pusat Studi Sunda.
Worsley, P.J. 1972. Babad Buleleŋ: A Balinese Dynastic Genealogy. The Hague Martinus Nijhoff.
Zoetmulder, P.J. 1983. Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang, Terjemahan oleh Dick Hartoko. Jakarta: Djambatan.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.