Lontar Yusup Banyuwangi: Warna Lokal dan Variasi Teks dalam Manuskrip Pegon di Ujung Timur Jawa

Main Article Content

Wiwin Indiarti Nur Hasibin

Abstract

This article explains Lontar Yusup Banyuwangi (LYB), copied in a Pegon script and still actively read in Banyuwangi, contains the life-story of the Prophet Yoseph from the age of twelve, when he dreamed of the sun, moon and eleven stars bowing to him, until he ascended the throne in Egypt, after his prophecy about King Pharaoh’s dream. The oldest manuscript of LYB, which is found in Kemiren - Banyuwangi and becomes Adi Purwadi’s collection, dates to 1829 in Javanese calendar, presumably derived from an Islamic source, and absorbs various local elements in its textual content. LYB, read with tunes that are intrinsically connected with stanzaic metrical patterns, consists of twelve pupuh (cantos) and four pupuh forms (Kasmaran, Durma, Pangkur, and Sinom) with a total of nearly 600 stanzas. This paper unveils local elements and text variations in LYB which include types of vocabulary usage, forms of tembang variations, and the modification of Perso-Arabic text that makes it different from commons. This shows the high power of local creativity in the writing and copying of manuscripts in the past.


-------


Artikel ini menjelaskan Lontar Yusup Banyuwangi (LYB) yang disalin dalam aksara pegon dan masih aktif didendangkan di Banyuwangi menghantarkan kisah Nabi Yusuf dari usia dua belas tahun, saat ia memimpikan matahari, bulan dan sebelas bintang yang bersujud kepadanya, sampai ia naik takhta di Mesir, seusai nubuatnya tentang mimpi Raja Firaun. Naskah tertua LYB berangka tahun Jawa 1829, (koleksi Adi Purwadi dari desa Kemiren, Banyuwangi) diduga berasal dari sumber Islam, dan menyerap berbagai unsur lokal dalam kandungan tekstualnya. LYB berwujud tembang, didendangkan dengan melodi yang secara intrinsik terkait dengan bentuk-bentuk pupuh (serangkaian bait dalam satu episode cerita) - terdiri dari dua belas pupuh, berisi empat bentuk pupuh (Kasmaran, Durma, Pangkur, dan Sinom) dengan total hampir 600 bait. Tulisan ini memaparkan warna lokal dan variasi teks dalam LYB yang meliputi ragam kosakata, bentuk variasi tembang, dan modifikasi teks pegon yang berbeda bentuk penulisannya dengan teks pegon pada umumnya. Hal ini menunjukkan elan kreatifitas lokal yang tinggi dalam penulisan dan penyalinan naskah di masa lalu.

Article Details

How to Cite
INDIARTI, Wiwin; HASIBIN, Nur. Lontar Yusup Banyuwangi: Warna Lokal dan Variasi Teks dalam Manuskrip Pegon di Ujung Timur Jawa. Manuskripta, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 1-23, sep. 2019. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/127>. Date accessed: 15 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v9i1.127.
Section
Articles

References

Ali, Hasan. 2002. Kamus Bahasa Daerah Using – Indonesia. Banyuwangi: Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi.
Arps, Bernard, 1990, “Singing the life of Joseph: An all-night reading of the lontar Yusup in Banyuwangi, East Java”, dalam Indonesia and Malay World, No. 53, November 1990, hal. 35-58. London: Taylor & Francis.
Arps, Bernard. 1992. Tembang in two traditions: Performance and Interpretation of Javanese Literature. London: School of Oriental and African Studies-University of London.
De Graaf, H.J. dan Th. Pigeaud. 1983. Kerajaan-Kerajaan Islam di Jawa: Peralihan dari Majapahit ke Mataram. Jakarta: Grafiti Press.
Gaur, Albetine. 1994. A History of Caligraphy. London: British Library.
Indiarti, Wiwin. 2018. Lontar Yusup Banyuwangi: Teks Pegon– Transliterasi – Terjemahan. Yogyakarta: Penerbit Elmatera.
Istanti, Kun Zachrun. 2006. “Warna Lokal Teks Amir Hamzah Dalam Serat Menak”. Jurnal Humaniora, Vol 18, No 2, hal.112-124. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Lontar Yusup Banyuwangi (LYB-AP). Naskah disalin oleh Carik Pak Janah pada tanggal 11 bulan Puasa tahun Jimawal 1829. Naskah koleksi Adi Purwadi dari Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.
Naim, A dan Hendri S. 2011. Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia: Hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Pigeaud, Th. 1967. Literature of Java: Catalogue Raisonne of Javanese Manuscripts in the Library of the University of Leiden and Other Public Collections in the Netherlands I: Synopsis of Javanese Literature, 900-1900 AD. The Hague: Martinus Nyhoff.
Poerbatjaraka,R.M.Ng. 1957. Kapustakaan Djawa. Djakarta: Djambatan.
Poerwadarminta, W.J.S. 1939. Baoesastra Djawa. Batavia: J.B. Wolters, Groningen.
Pudjiastuti, Titik. 2018. Serat Yusuf: Peran, Fungsi dan Manfaatnya. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Pudjiastuti, Titik. 2009. ”Tulisan Pegon Wujud Identitas Islam Jawa: Tinjauan atas Bentuk dan Maknanya”. Suhuf, Vol 2. No. 2, 2009, hal. 271-284. Jakarta: Kementerian Agama RI.
Pudjiastuti, Titik dan Hardjana HP. 1981. Kitab Yusuf. Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sugono, Dendy et al. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa (Edisi Keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.