Naskah Gelumpai di Uluan Palembang: Antara Ajaran Islam dan Ajaran Hindu-Buddha

Main Article Content

Endang Rochmiatun

Abstract

This article discusses the manuscripts of gelumpai (bamboo blades) which have ulu or kaganga characters which are the cultural treasures of riverbank communities in South Sumatra. One of the gelumpai manuscripts in this study is a manuscript consisting of 14 bamboo blades. This manuscript was made around the 16th-17th century AD, which was produced by the ulama of the Palembang Darussalam Sultanate using upstream and Javanese characters. The contents of this text tell about profiles, character and social values, and invitations to refer to Islam as Shari'a in life. Another "gelumpai" text is a manuscript consisting of eight bamboo blades. This manuscript comes from the sub-ethnic Malays who occupy the Musi Rawas region today. Fill in the text of the text containing the teachings in Hinduism and Buddhism, with many mentioning the word Maharesi and pastors who recite mantras.


---


Tulisan ini membincangkan tentang naskah gelumpai (bilah bambu) yang beraksara ulu atau kaganga yang menjadi kekayaan budaya masyarakat tepian sungai di Sumatera Selatan. Salah satu naskah gelumpai dalam kajian ini adalah naskah yang terdiri dari 14 bilah-bilah bambu. Naskah ini dibuat sekitar abad ke-16-17 Masehi, yang diproduksi oleh kalangan ulama Kesultanan Palembang Darussalam dengan menggunakan aksara hulu dan bahasa Jawa. Isi dari naskah ini menceritakan tentang profil, karakter dan nilai-nilai sosial, serta ajakan agar merujuk Islam sebagai syariat dalam kehidupan. Naskah “gelumpai” lainnya yakni naskah yang terdiri dari 8 bilah bambu. Naskah ini berasal dari sub Etnis Melayu yang menempati kawasan Musi Rawas saat ini. Isi teks naskah berisikan tentang ajaran-ajaran dalam Agama Hindu dan Budha, dengan banyak menyebutkan kata Maharesi dan pendeta yang membaca mantra-mantra.

Article Details

How to Cite
ROCHMIATUN, Endang. Naskah Gelumpai di Uluan Palembang: Antara Ajaran Islam dan Ajaran Hindu-Buddha. Manuskripta, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 45-67, sep. 2019. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/129>. Date accessed: 14 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v9i1.129.
Section
Articles

References

Abdul Hadi dkk. 2009. Indonesia dalam Arus Sejarah: Kedatangan dan Peradaban Islam. Jakarta : PT. Ikhtiar Baru van Hoeve.
Ahmad Rapanie Igama. 2005. Gelumpai Tentang Nabi Muhammad. Palembang: Dinas Pendidikan Nasional.
Akib, R.H.M. 1978. Sejarah Perjuangan Sri sultan Mahmoed Badaruddin II. Palembang.
Arifin, Razi. 1992. “Upaya Perintisan ketatabahasaan Lampung Dalam rangka Pemantapan Kebudayaan Nasional (Suatu tinjauan tentang tingkat bahasa tingkat tutur Bahasa Lampung)". Makalah dalam Seminar Aksara lampung. Teluk betung-Bandar Lampung.
Andhifani, Wahyu Rizky. 2010." Survei Sumatera Selatan Bagian Kedua (KotaLubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Banyuasin) Persebaran Naskah Ulu". Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.
_____. 2011. "Survei Sumatera Selatan Bagian Ketiga (Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan) Persebaran Naskah Ulu". Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.
_____. 2012. Survei Naskah Kuna Kabupaten Merangin. Kabupaten Merangin.
Baroroh, Siti. dkk. 1994. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas (BPPF) Seksi Filologi, Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.
Darmosugoto, Astuti 1997 Indonesia Indah Aksara. Jakarta: Yayasan Harapan Kita/BP 3 TMII
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Kebud. Museum Negeri Propinsi Sumatra Selatan. Balaputra Dewa. 1994: Koleksi Museum Negeri Propinsi Sumatra Selatan.
Dedi Irwanto dkk. 2010. Iliran dan Uluan : Dinamika dan Dikotomi Sejarah Kultural Palembang. Yogjakarta : Eja Publisher.
Heyne, K 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, terj. Badan Litbang Kehutanan Jakarta.
Ikram, Achadiati. 1997. Filologia Nusantara. Jakarta: Pustaka Jaya.Kartakusuma.
Ismail, Arlan. 2002. Periodisasi Sejarah Sriwijaya. Palembang: Unanti Press
J.Ong, Walter. 2013. Kelisanan dan Keaksaraan. Yogjakarta : Gading.
Kusumawati, Ayu dan Haris Sukendar. 2003. Sumba, Relegi dan Tradisinya. Denpasar: Balai Arkeologi.
Lubis, Nabilah. 1996. Naskah, Teks dan Metodologi Penelitian Filologi. Jakarta: Forum Kajian Sastra Arab Fakultas Adab IAIN Syarif Hidayatullah.
Vanadiputra, Saliwo. 2004. Asala Muasal Orang Lampung. tt, tp.
Mansur Suryanegara, Ahmad. 2013. Api Sejarah Jilid I. Bandung: Salamadani.
Mardsen, William. 2013. Sejarah Sumatra. Jakarta: Komunitas Ombak
Mastuti, Yeni, “Profil Nabi Muhammad dalam Naskah Gelumpai dan Barzanji” dalam Metasastra, Volume 7 Nomor 1, Juni 2014
Peeters, Jeroen. 1997. Kaum Tuo-Kaum Mudo: Perubahan Religius di Palembang 1821-1942. Jakarta : INIS.
Pires, Tome. 2015. Suma Oriental. Yogjakarta : Ombak.
Reid, Anthony. 2015. Asia Tenggara dalam Kurun Waktu Niaga 1450-1680. Jakarta : Buku Obor.
Van Leur, J.C. 2015. Perdagangan & Masyarakat Indonesia: Esai-esai Tentang Sejarah Sosial dan Ekonomi Asia. Yogyakarta: Ombak
Pudjiastuti, Titik. 1997 Aksara dan Naskah Kuna Lampung dalam Pandangan Masyarakat Lampung Kini. Jakarta: Depdikbud
Teygeler, Rene. 1993. “Pustaha. A study into the production process of the Batak Book" in BKI deel 149, 3e aflevering.
Kerinci dan Kota Sungai Penuh (Persebaran Naskah Incung). Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.
Richadiana. 2003. Peran dan Fungsi Epigrafis Sebagai Bidang Studi Sumber Tertulis dan Permasalahannya dalam Cakrawala Arkeologi. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan udaya UI.
Siwa Purana  Swami Chinmayananda, Kejayaan Ganesha, Paramita, Surabaya, 2002.
Aryadharma, Surpi. 2005. Melahirkan Generasi Berkarakter Dewata.Denpasar: Pustaka Bali Post.
Susila, I Nyoman, et.al. 2009. Acara Agama Hindu. Jakarta: Departemen Agama RI.
Supriadi, Ida Bagus. 2004. Buku Pelajaran Agama Hindu. Surabaya: Paramita
http://blogspot.com/2012/11/orang-suci-Hindu. (Diakses pada tanggal 20 Oktober 2017)
(http://saliwanovadiputra.blogspot.com/2012/11/asal-muasal-orang-lampung.html, diakses 27 Oktober 2017).

Manuskrip
Salinan Manuskrip Gelumpai, tp. tt.
Salinan Manuskrip Gelumpai, Koleksi PNRI dengan kode E peti 93 no 18.
Naskah Gelumpai, Koleksi Museum Balaputradewa dengan kode 07.17.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.