Pandhawa Gubah sebagai Representasi Interaksi Metafisik Manusia Jawa dan Perbandingannya dengan Cheritera Pandawa Lima

Main Article Content

Novarina Novarina Mohamad Wahyu Hidayat

Abstract

Abstract: This research is a comparative literary study that uses Malay and Javanese versions of Mahabarata text sources. The research objects used were the text edition of Pandhawa Gubah (PG) by Sudibjo Z. Hadisutjipto and the text of Cheritera Pandawa Lima (CPL) by Khalid Hussain. The research method used is descriptive-analysis method. In the comparative study used a comparative literary theory proposed by Endraswara (2011). The results of the text comparison reveal the similarities and differences in the image of Bima figures in the Javanese and Malay versions. The equation as a whole is that both texts contain the same heroic storyline and heroic character, Bima. In addition, Indian influence is still evident in the two texts seen from the nuances of Hinduism that exist in both texts. While the difference is seen in the events that accompany Bima's struggle in achieving his victory. Based on these similarities and differences, it can be seen that the authors attempt to represent the concept of metaphysical interactions vertically and horizontally expressed through PG text.


---


Abstrak: Penelitian ini adalah satu kajian sastra bandingan yang menggunakan sumber teks Mahabarata versi Melayu dan Jawa. Objek penelitian yang digunakan adalah edisi teks Pandhawa Gubah (PG) karya Sudibjo Z. Hadisutjipto dan teks Cheritera Pandawa Lima (CPL) karya Khalid Hussain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis. Dalam telaah perbandingan digunakan teori sastra bandingan yang dikemukakan Endraswara (2011). Hasil perbandingan teks mengungkapkan adanya persamaan dan perbedaan citra tokoh Bima dalam versi Jawa maupun versi Melayu. Persamaan secara keseluruhan adalah kedua teks tersebut mengandung alur cerita kepahlawanan dan tokoh pahlawan yang sama yaitu Bima. Selain itu, pengaruh India masih tampak dalam kedua teks tersebut dilihat dari nuansa Hinduisme yang ada dalam kedua teks. Sementara perbedaannya tampak pada peristiwa-peristiwa yang menyertai perjuangan Bima dalam mencapai kemenangannya. Berdasarkan persamaan dan perbedaan tersebut tampak adanya upaya penulis untuk merepresentasikan konsep interaksi metafisik secara vertikal dan horizontal yang diungkapkan melalui teks PG.

Article Details

How to Cite
NOVARINA, Novarina; HIDAYAT, Mohamad Wahyu. Pandhawa Gubah sebagai Representasi Interaksi Metafisik Manusia Jawa dan Perbandingannya dengan Cheritera Pandawa Lima. Manuskripta, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 67-93, aug. 2020. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/142>. Date accessed: 25 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v10i1.142.
Section
Articles

References

Damono, 2009. Sastra Bandingan. Ciputat: Editum.
Endraswara, Suwardi. 2014. Metodologi Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Bukupop.
Hardisutjipto, Sudibjo Z. 1982. Pandhawa Gubah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hussain, Khalid. 1964. Cheritera Pandawa Lima. Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pelajaran Kuala Lumpur.
Iskandar, T. 1996. Kesusasteraan Klasik Melayu Sepanjang Abad. Jakarta: Libra.
Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sastro Utomo, Sutrisno. 2009. Kamus Lengkap Jawa-Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Sudibyo. 1997. Wiracerita Mahabharata di Mata Penyalin Melayu: Resepsi dan Transormasi Cerita Bharatayuddha di dalam Hikayat Pandawa Lima dan Hikayat Darmawangsa. Dalam jurnal Humaniora ke IV.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.