Diplomasi Politik Belanda terhadap Kerajaan Banggai dalam Naskah Perjanjian 113 8/21

Main Article Content

Siti Aliyah Dewaki Kramadibrata

Abstract

This article discusses the manuscript 113 8/21 in the collection of the National Library of Indonesia. This manuscript is a letter of agreement between the Kingdom of Banggai, the Dutch East Indies Government, and Ternate which was made in 1828 AD. Treaty Manuscript 113 8/21 contains 13 articles that regulate all aspects of the life of the Kingdom of Banggai. This study was researched using the literature study method and historical approach. This research was conducted to analyze the forms of political power and diplomacy used by the Dutch East Indies and Ternate Governments toward the life of the Banggai people in the Treaty Manuscript 113 8/21. Based on the analysis, there are three aspects that are controlled by the Dutch East Indies and Ternate Governments: political, legal, and economic aspects. To be able to do this, the Dutch East Indies Government launched a strategy of Coercive Diplomacy and Market Diplomacy.

---

Penelitian ini membahas naskah dengan kode 113 8/21 koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Naskah ini merupakan surat perjanjian antara Kerajaan Banggai, Pemerintah Belanda, dan Ternate yang dibuat pada tahun 1828 M. Naskah 113 8/21 berisi 13 pasal yang mengatur segala aspek kehidupan Kerajaan Banggai. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan sejarah, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bentuk kekuasaan dan diplomasi politik yang digunakan Pemerintah Belanda dan Ternate terhadap kehidupan masyarakat Banggai dalam Naskah Perjanjian 113 8/21. Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap naskah perjanjian 113 8/21, terdapat tiga aspek yang dikuasai Belanda dan Ternate terhadap Kerajaan Benggai, yaitu aspek politik, hukum, dan ekonomi. Untuk dapat melakukan hal tersebut, Pemerintah Belanda melancarkan strategi Coercive Diplomacy dan Market Diplomacy.

Article Details

How to Cite
ALIYAH, Siti; KRAMADIBRATA, Dewaki. Diplomasi Politik Belanda terhadap Kerajaan Banggai dalam Naskah Perjanjian 113 8/21. Manuskripta, [S.l.], v. 11, n. 1, july 2021. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/162>. Date accessed: 16 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v11i1.162.
Section
Articles

References

Amal, M. Adnan. (2010). Kepulauan Rempah-Rempah: Perjalanan Sejarah Maluku Utara 1250—1950. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Baried, Siti Baroroh. (1985). Pengantar Teori Filologi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Budiardjo, Meriam. 1982. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta : Gramedia.
Dipodjojo, Asdi S. (1996). Memperkirakan Titimangsa Suatu Naskah. Yogyakarta: Lukman Ofset.
Emilia, Ranny. (2013). Praktek Diplomasi. Jakarta: Badouse Media.
Febriandi. (2018). “Kegagalan Diplomasi Koersif Arab Saudi terhadap Qatar” (dalam Indonesian Journal of International Relations, Vol. 2, No. 1, pp. 1-14). Depok: Jawa Barat.
Hanifah, Inna Moudina. (2017). Kekuasan Belanda Terhadap Banggai dalam Naskah SOKB (Skripsi, Universitas Indonesia, Depok). Diambil dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/2018-3/20458772-S69570-Inna%20Moudina%20Hanifah.pdf
Koestoro, Lucas Partanda. (2014). “Benteng di Sumatera Bagian Utara dan Perspektif Penelitiannya” dalam Bunga Rampai Benteng: Dulu, Kini, dan Esok (hlm. 1—43).. Yogyakarta: Kepel Press.
Limbong, Priscila Fitriasih. (2017). Undang-Undang Ternate: Edisi Teks dan Wacana Kekuasaan Kolonial Abad XIX (Disertasi, Universitas Indonesia, Depok). Diambil dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/2017-5/20446744-D1716-Priscila%20Fitriasih%20Limbong.pdf
______________________. (2018). Transliterasi Naskah Arsip-arsip Sultan Ternate Koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
______________________. (2019). Katalog Deskriptif Naskah Arsip-arsip Sultan Ternate Koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Lubis, Nabila. (1996). Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Forum Kajian Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab IAIN Syarif Hidayatullah.
Madina, Sofyan, dkk. (2012). Sejarah Kesultanan Banggai. Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Nurika, Rizki Rahmadini. (2017). “Peran Globalisasi di Balik Munculnya Tantangan Baru Bagi Diplomasi di Era Kontemporer” (dalam Jurnal Sospol, Vol. 3 No. 1 (Januari—Juni 2017), Hlm 126—141). Diambil dari http://ejournal.umm.ac.id/index.php/sospol/article/download/4404/4685
Padeatu. (2005). Sepintas Kilas Sejarah Banggai serta Perlawanan terhadap Penjajahan Belanda dan Jepang di Daerah Luwuk Banggai. Depok: Rajagrafindo Persada.
Rakhadiyanti, Mustika Ayu. (2015). Surat Perjanjian Ternate: Edisi Teks Disertasi Analisis Sejarah (Skripsi, Universitas Indonesia, Depok). Diambil dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/2015-10/20403150-S58057-Mustika%20Ayu%20Rakhadiyanti.pdf
Rashid, H.U. (2005). “Economic Diplomacy in South Asia”, Address to the Indian Economy & Business Update. Diakses dari https://crawford.anu.edu.au/acde/asarc/pdf/papers/conference/CONF2005_04.pdf
Roy, S.L. (1985). Diplomasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumodiningrat. (1998). Membangun Perekonomian Rakyat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Taufiq, Muchamad. (2017). Aspek Hukum dalam Ekonomi. Malang: Media Nusa Creative.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.