Konsep Kesehatan Raja Haji Daud dalam Naskah Risalah Asal Ilmu Tabib

Main Article Content

Ellya Roza

Abstract

This paper aims to analyze the contents of the text of the Risalah Asal Ilmu Tabib  (RAIT) collection of the Sang Nila Utama Museum in Pekanbaru. This text is a copy of the manuscript of Raja Haji Daud bin Engku Haji Ahmad bin Almarhum Fi Sabilillah. The text is one proof that the people of the past have a high intellectual level. This paper is a preliminary study to uncover the content of the text using the philology method. At the end of the study it was found that this text contained a message to humans to maintain the balance of the four elements in their bodies, namely wind, fire, water and land. The four elements must be balanced because if there is a deficiency or excess one of them, then the disease will come into the human body. There are four characteristics of diseases that attack humans, namely: (1) ash-shafrawi, which is the pain of mirrat, the nature is hot and dry because of its element of fire and its place around bile; (2) as-sudawi, which is ill, it is cool dry because of the element of the soil and its place in the spleen; (3) al-balghomi, a slimy disease, the nature is wet because of the element of water and its place in the lungs; (4) ad-damawi, which is blood pain, the nature is hot and wet because of the element of the wind and its place in the heart.


 


 


--


 


Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kandungan teks Risalah Asal Ilmu Tabib (RAIT) koleksi Museum Sang Nila Utama Pekanbaru. Naskah ini merupakan salinan dari naskah Raja Haji Daud bin Engku Haji Ahmad bin Almarhum Fi Sabilillah. Naskah tersebut merupakan salah satu bukti bahwa masyarakat masa lalu memiliki tingkat intelektual yang tinggi. Tulisan ini merupakan kajian awal untuk mengungkap kandungan teksnya dengan menggunakan metode filologi. Di akhir kajian ditemukan bahwa naskah ini mengandung pesan kepada manusia untuk menjaga keseimbangan empat unsur yang ada dalam tubuhnya, yakni angin, api, air dan tanah. Keempat unsur tersebut harus seimbang karena jika terjadi kekurangan atau kelebihan salah satunya, maka penyakit akan datang ke dalam tubuh manusia. Ada empat sifat penyakit yang menyerang manusia, yaitu: (1) ash-shafrawi, yakni sakit mirrat, tabiatnya panas dan kering karena unsurnya api dan tempatnya sekitar empedu; (2) as-sudawi, yakni sakit pitam, tabiatnya sejuk kering karena unsurnya tanah dan tempatnya di limpa; (3) al-balghomi, penyakit yang berlendir, tabiatnya basah karena unsurnya air dan tempatnya di paru-paru; (4) ad-damawi, yakni sakit darah, tabiatnya panas dan basah karena unsurnya angin dan tempatnya di hati.


 

Article Details

How to Cite
ROZA, Ellya. Konsep Kesehatan Raja Haji Daud dalam Naskah Risalah Asal Ilmu Tabib. Manuskripta, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 123-147, dec. 2018. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/118>. Date accessed: 25 jan. 2020. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v8i2.118.
Section
Articles

References

Abdullah, M. Amin. 2002. Studi Agama Normativitas atau Historisitas? Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abdullah, M. Amin 2007. Islamic Stadies dalam Paradigma Integrasi-Interkoneksi. Yogyakarta: SUKA Press.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 1984. Konsep Pendidikan dalam Islam.terj. Haidar Bagir. Bandung: Mizan,
Al- Anshari, Ibnu Manzur Jamaluddin. 1990. Lisān al-’Arab. Beirut: Dar al- Sadir.
Al-Hulwani, Thal’at bin Fu’ad, 2006. Pengobatan Cara Nabi. Jakarta: Darul Haq
Al-Utsaimin. 2003. Syarh Al-Aqidah Al-Wasithiyah li Syaikh Al-Islam Ibni Taimiyah. Beirut: Dar Al-Hikam Ad-Diniyyah.
Al-Qurtubi, Abī Abd Allah Muhammad ibn Ahmad al- Ansāri. 1967. Al- Jami’ al-Bayān li ahkām al- Qur’ān.Kairo: Dār al-Kutub al-’ Arabiyah.
Ambary, Hasan Muarif. 2005. “Kontribusi Filologi, Sejarah dan Arkeologi bagi Pengembangan Kebudayaan Indonesia”. Jurnal Lektur Keagamaan. 3(1): 90-103. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan Depag RI.
Becketh. 1978. Illustrated Biology. London: Oxford University Press.
Colson, A.C. 1970. The Preventition of Illness in a Malay Village: an Analysis of Councept and Behavior. Ph.D. Thesis. Stanford University.
Daruzzah. t.th, Al-Tafsīr al- Hadīth. t.tp.: Dār Ihyā al-Kutub al- ’Arabiyah.
Djamaris, Edwar. 2000. Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Bumi Aksara.
Ekadjati, Edi S. 2000. Direktori Edisi Naskah Nusantara. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Endaswara, Suwardi. 2006. Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Widyataman.
Fathurrahman, Oman. dkk. 2010. Filologi dan Islam Indonesia. Jakarta: Balitbang dan Diklat Keagamaan Depag RI.
Faturrahman, Oman. 2010. "Filologi Plus: Metode dan Pendekatan. Makalah pada Temu Peneliti Naskah Keagaman Puslitbang Lektur Keagamaan. Bukittinggi.
Gray, Jerry D. 2012. Rasulullah is My Doctor. Johor: Pustaka Noor.
Hamidi,UU. Naskah Kuno Daerah Riau. Pekanbaru. 1982/1983.
Hartono. 2011. Metodologi Penelitian. Pekanbaru: Zanafa Publising.
Hamid, Rogayah A. dan Mariam Salim. 2006. Kepustakaan Ilmu Tradisional. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Helmiati dan Alimuddin Hassan. 2007. Genealogi Intelektual dan Pemikiran Islam Abad ke-19 di Kerajaan Melayu Riau. Pekanbaru: Hasil Penelitian LPPM UIN Suska Riau.
Juned, Pehin Awang Abdul Aziz. 2011. Berubat dengan Perubatan Bumi dan Langit. Selangor: Al-Hidayah House of Publishers SDN.BHD.
Karim, Ab. Razak Ab. 2002. “Kitāb Ṭibb : Kepelbagaian Jenis Penyakit dan Bahan-bahan Perubatan“. Jurnal Filologi Melayu. Vol. 10. Kuala Lumpur: Perpustakaan Negara Malaysia.
Kling, Zainal. 1997. “Adat : Dasar Budaya Melayu“. dalam Kebudayaan Nusantara Kepelbagaian dalam Kesatuan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia.
Labib MZ. dan Maftuh Ahnan. Tt. Primbon Mujarrobat Kubra. Surabaya: Bintang Usaha Jaya.
Lubis, Nabilah.2005. “Kajian Filologi di Indonesia”. Jurnal Lektur Keagamaan. 3(1): 71-89. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan Depag RI.
Loir, Henri Chambert dan Oman Faturrahman. 1999. Khazanah Naskah Panduan Koleksi Naskah-naskah Indonesia se-Dunia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Marks, Harry J. 1959. The First Contest For Singapura 1819-1824. Gravenhage- Martinus Nijhoff.
Maloeng, Lexy J. 1997. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.
Mardiah, et.al. 2006. Makanan Antikanker. Jakarta Selatan: Agro Media Pustaka.
Mariyah M.S. tt. Kumpulan Mujarrobat Lengkap. Surabaya: Mahkota.
Matheson, Virginia. 1987. “Suasana Budaya Riau dalam abad ke-19: Latar Belakang dan Pengaruhnya”. dalam Zarah Ibrahim. Tradisi Johor-Riau: Kertas Kerja Hari Sastra 1983. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia.
Mohamad Zain, Shaharir. 2003. “Sains dan Teknologi Melayu sebelum Penjajahan Eropah”, dalam Jurnal Melayu, 1(2): 157-204. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Mu’jizah (Ed.). 2017. Dinamika Pernaskahan Nusantara. Jakarta: Manassa dan Yanassa.
Muhadjir. 2000. Metodoogi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasian.
Mulyadi, SWR. 1994. “Kodikologi Melayu di Indonesia”, Jurnal Lembar Sastra, No. 24. Depok: FASA UI.
Musa, Mohamad Zain dan Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman. 2010. “Peranan Budaya dalam Mempromosikan Keharmonisan di Asia Tenggara.” Jurnal Terjemahan Alam dan Tamadun Melayu. 1(2): 183-189. Bangi: ATMA UKM.
Nasution, Syamruddin. 2014. “Kajian Naskah Kitab Sairu al-Salikin libabi Ihya’Ulumuddin Karya Syekh Ali ibn Abdurrahman al-Kalantani.” Jurnal Sosial Budaya. 11(1): 70-90. Pekanbaru: UIN Suska Riau.
Nazir, Mohd. 2000. Metode Penelitian. Jakarta: Bina Aksara.
Netsher, Elisa. 1854. ”Beschrijving van een gedeelte der residentie Riaouw”. TBG. II.
Nor, Noor Azlam Mohd. 1993. ”Sistem perubatan Malayu: Suatu Tinjauan Umum”. Perubatan Melayu dan Kesihatan di Kalangan Orang Melayu. Kuala Lumpur: Akademi Pengajian Melayu Universiti Malaya.
Osman, Mohd. Taib. 2006. “Kitab Ubat-ubat Melayu” dalam Rogayah A. Hamid dan Mariam Salim. Kepustakaan Ilmu Tradisional. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Piah, Harun Mat. 2006. Kitāb Ṭibb, Ilmu Perubatan Melayu. Kuala Lumpur: Kementerian Kebudayaan,Kesenian dan Warisan Malaysia.
Qutub, Saiyyid. 1971. Fī Zilāl al-Qur’ ān. Beirut: Turāṡ al-‘Arabi.
Roza, Ellya. 2010. Asal Ilmu Tabib. Pekanbaru: Museum Sang Nila Utama Pekanbaru.
---------. 2011. Naskah Melayu. Pekanbaru: Yayasan Pusaka.
---------. 2013. "Negeri Dan Masyarakat Siak 1723-1908: Sebuah Kajian Dari Aspek Sosio Budaya" Disertasi. tidak diterbitkan. Bangi: UKM
---------. 2014. “Ramuan Herbal Non Instan dalam Naskah Kitab Tib sebagai Alternatif Pengobatan”. Jurnal Sosial Budaya: Media Komuniokasi Ilmu-ilmu Sosial dan Budaya.11(1): 1-18.
Sham, Abu Hassan. 1995. Syair-syair Melayu Riau. Kuala Lumpur: Perpustakaan Negara Malaysia.
Shafri, Mohd. Affendi Mohd. dan Intan Azura Shahdan. 2017. Malay Medical Manuscripts (Heritge From The Garden of Healing). Kuantan: The Islamic Manuscripts Assosiation.
Syaifullah. 2016. Pengaruh Ruqyah Syar’iyyah dalam Pengobatan Fisik di Propinsi Riau. Pekanbaru: LPPM UIN Suska Riau.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta.
Soebadio, Haryati. 1975. "Filologi". Makalah Seminar Prasarana Daerah Bali-Sunda-Jawa. Yogyakarta.
Tambusai. 2010. Buku Pintar, Jin, Sihir & Ruqyah Syar’iyyah. Jakarta: Pustaka Al-Kausar.
Vredenbergt. J. 2002. Metode dan Teknik Penelitian. Jakarta: Gramedia.
Webster, A. Merriem. 1967. Webster’s Seventh New Collegiate Dictionary. Toronto: Thomas Allen & Son Limited.
Yunus, Hasan. 2003. Engku Puteri Raja Hamidah Pemegang Regalia Kerajaan Riau. Pekanbaru: UNRI Press.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.