Dari Guru-Laghu ke Pedhotan: Upaya Menafsirkan Perubahan Metrum Kakawin Menjadi Sekar Ageng

Main Article Content

Naufal Anggito Yudhistira

Abstract

Sekar ageng or kawi miring is a type of Javanese chanted poetry that was popular in the Surakarta-Yogyakarta literature. This type of poetry is a continuation of the kakawin tradition of Old Javanese literature. However, there is a dark gulf between the emergence of the Sekar Ageng and the end of the kakawin tradition in Java. This study seeks to reveal the relationship between kakawin and Sekar Ageng and the transformation of kakawin's poetry prosody into Sekar Ageng. This study adheres to structuralism which departs from the linguistic aspect. Because this study examines the metre of the poetry that should be chanted, in addition to the linguistic element, it is also associated with the musical element. From this research, it can be seen that Sekar Ageng was well known in the era of Mataram Islam and was a continuation of the kakawin tradition. The pedhotan element is closely related to the location of the kakawin long syllables. Kakawin syllables are crystallized in musical aspect and syllabic-melismatic syllables in Sekar Ageng. In terms of sasmitaning tembang, it is influenced by the kakawin tradition as well as macapat.


---


Sekar ageng atau kawi miring adalah jenis puisi Jawa bertembang yang populer di era kesusastraan Surakarta-Yogyakarta. Jenis puisi ini merupakan kelanjutan tradisi kakawin dari kesusastraan Jawa Kuna. Walau begitu, ada suatu jurang gelap antara kemunculan sekar ageng dan akhir tradisi kakawin di Jawa. Penelitian ini berusaha mengungkapkan hubungan antara kakawin dan sekar ageng serta transformasi prosodi puisi kakawin menjadi sekar ageng. Penelitian ini berpegang pada strukturalisme yang bertolak dari aspek kebahasaan. Oleh sebab penelitian ini mengkaji metrum puisi yang bertembang, maka selain unsur kebahasaan juga mengkaitkan dengan unsur musikalnya. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sekar ageng sudah dikenal di era Mataram Islam dan merupakan kelanjutan tradisi kakawin. Unsur pedhotan terkait erat dengan letak suku kata panjang kakawin. Panjang-pendek suku kata kakawin terkristalisasi dalam unsur seni suara dan suku kata silabis-melismatis yang ada dalam sekar ageng. Dari segi sasmitaning tembang, sekar ageng dipengaruhi tradisi kakawin juga macapat.


 


 

Article Details

How to Cite
YUDHISTIRA, Naufal Anggito. Dari Guru-Laghu ke Pedhotan: Upaya Menafsirkan Perubahan Metrum Kakawin Menjadi Sekar Ageng. Manuskripta, [S.l.], v. 13, n. 2, dec. 2023. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/195>. Date accessed: 14 apr. 2024. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v13i2.195.
Section
Articles

References

Adhikara, S. P. (1984). Unio Mystica Bima. Bandung: ITB Press.
Barry, Peter (2002). Beginning Theory: An Introduction to Literary and Cultural Theory. Manchester: Manchester University Press.
Hadiwidjojo, K. G. P. H. (1981). Bedhaya Ketawang: Tarian Sakral di Candi-candi. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Herbst, Edward. (2014). Bali 1928, Vol II, Tembang Kuna: Nyanyian dari Masa Lampau. Denpasar: STMIK STIKOM Bali.
Kern, H. (1875). Wṛtta-Sañcaya: Oudjav leerdicht over Varsbouw. Leiden: E. J. Brill.
Kunst, J. (1949). Music in Java: Its History, Its Theory, and Its Technique. Holland: Springer Science.
Mc Donald, Barbara. (1983). Kawi and Kawi Miring: Old Javanese Literature in Eighteen Century Java. Australia: Australia National University.
Padmosoekotjo, S. (1960). Ngengrengan Kasusastran Djawa. Jogjakarta: Hien Hoo Siang.
Pigeaud, Theodore G. Th. (1967). Literature of Java: Catalogue Raisonne of Javanese Manuscripts in The Library of Leiden and Other Public Collections in Netherland Vol 1. Leiden: KITLV.
Poerwadarminta, W. J. S. (1939). Baoesastra Djawa. Batavia: J. B. Wolters Uitgevers Maatschappij N. V.
Pudjiastuti, Titik, dkk. (2018). Kamus Filologi. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ranggawarsita, R. Ng. (1957). Mardawa Lagu. Solo: Sadu Budi.
Ras, J. J. (2014). Masyarakat dan Kesusastraan di Jawa. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Santoso, Soewito. (1980). Ramayana Kakawin. New Delhi: Arya Bharati Mudranalaya.
Saputra, Karsono H. (1992). Pengantar Sekar Macapat: Depok: Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
-----(2017) Puisi Jawa: Struktur dan Estetika. Jakarta: Bukupop.
Serat Centhini jilid 6. (1985). Yogyakarta: Yayasan Centhini.
Serat Sekar-sekaran. Koleksi Yayasan Sastra Lestari sudah dialih-aksarakan dan dipublikasikan di website: https://www.sastra.org/bahasa-dan-budaya/karawitan/1254-sekar-sekaran-padmasusastra-1898-7
Serat Wedaswara, Koleksi Yayasan Sastra Lestari sudah dialih-aksarakan dan dipublikasikan di website: https://www.sastra.org/bahasa-dan-budaya/karawitan/66-koleksi-warsadiningrat-mna1926b-warsadiningrat-c-1926-619-bagian-1
Setyawati, Kartika, dkk. (2002). Katalog Naskah Merapi-Merbabu Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.
Sugriwa, I G. B. (1977). Penuntun Pelajaran Kakawin. Denpasar: Sarana Bhakti.
Supomo, S. (1993). Bhāratayuddha: An Old Javanese Poem and Its Indian Sources. New Delhi: International Academy of Indian Culture.
Suyoto. (2016). Carem: Puncak Kualitas Bawa dalam Karawitan Gaya Surakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Wiharjo, Sunardi. (-). Pakempalan Gendhing-gendhing Jawi: Bawa Sekar Ageng I-II. Solo: Amigo.
Winarni, Endang Tri, dkk. (1990). Serat Panitisastra. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Zoetmulder, P. J. (1983). Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Naskah:
Dharma Sunya Keling NBG 95, koleksi Universiteit Leiden. https://digitalcollections.universiteitleiden.nl/view/item/2707234?solr_nav%5Bid%5D=5b1e436c4072f115bd6c&solr_nav%5Bpage%5D=0&solr_nav%5Boffset%5D=5#page/1/mode/1up (diakses: 5 Januari 2022)
Brata Yuda Add Ms 12279, koleksi British Library. http://www.bl.uk/manuscripts/FullDisplay.aspx?index=0&ref=Add_MS_12279 (diakses: 5 Januari 2022)

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.