Surat Perjanjian dan Relasi Kuasa dalam Naskah Peti Kesultanan Ternate 113 A 1/22

Main Article Content

Ahmad Sulton Ghozali Tommy Christomy

Abstract

Penelitian ini membedah naskah peti 113 A 1/22, salah satu koleksi arsip Sultan Ternate yang berisi perjanjian dengan pemerintah kolonial Belanda terkait pemindahan 150 prajurit Ternate sebagai bala bantuan pada tahun 1805. Kendati berada dalam perjanjian yang menempatkan kedua pihak berada dalam posisi yang seolah setara, naskah tersebut membingkai beragam gagasan seputar relasi kuasa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode deskriptif dan pengumpulan data melalui studi pustaka. Setelah dilakukan tahap filologi untuk membuka isi naskah, teori Critical Discourse Analysis (CDA) dari Van Dijk dan teori kuasa dari perspektif Foucault digunakan sebagai teori dan metode dalam analisis. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya gagasan relasi kuasa yang dibangun dalam level mikro berupa sarana diskursif (konsensus, sarana retorik, dan leksikalisasi), level superstruktur seputar struktur surat perjanjian, dan level makro seputar gagasan penjajah-terjajah dan gagasan governmentality yang diturunkan ke penguasa lokal.

Article Details

How to Cite
GHOZALI, Ahmad Sulton; CHRISTOMY, Tommy. Surat Perjanjian dan Relasi Kuasa dalam Naskah Peti Kesultanan Ternate 113 A 1/22. Manuskripta, [S.l.], v. 13, n. 2, dec. 2023. ISSN 2355-7605. Available at: <http://journal.perpusnas.go.id/index.php/manuskripta/article/view/221>. Date accessed: 05 mar. 2024. doi: https://doi.org/10.33656/manuskripta.v13i2.221.
Section
Articles

References

Amal, M. A. (2006). Kepulauan Rempah-rempah: Perjalanan Sejarah Maluku Utara 1250-1950, Edisi Revisi. Gora Pustaka Indonesia.
Andini, D. (2021). “Diplomasi Ternate dan Inggris dalam Surat Ternate MS 18141 Koleksi British Library”. Tugas Akhir. Program Studi Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Barry, P. (2009). Beginning Theory: An Introduction to Literary and Cultural Theory (Third Edition). Manchester University Press.
Basuki, S. (2006). Metode Penelitian. Wedatama Widya Sastra.
Christomy, T. & Suharjo, R. A. (2019). “Loloda in Three Ternate-Dutch Treaty Manuscripts in 19th Century”. Internasional Review of Humanities Studies 4(2): 1020-1034.
Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Third Edition). Sage Publication, Inc.
Doods, K. (2007). Geopolitics: A Very Short Introduction. Oxford University Press.
de Clercq, F.S.A. (1999). Ternate: The Residency and its Sultanate. (Terj. P. M. Taylor & M. N. Richards). Smithsonian Institution Libraries.
Gallop, A. T. & Arps, B. (1991). Golden Letters Writing Traditions of Indonesia. British Library.
George, M. W. (2008). The Elements of Library Research: What Every Student Needs to Know. Princeton University Press.
Foucault, M. (1982). “The Subject and Power.” Critical Inquiry 8(4): 777-795. University of Chicago Press.
__________. (1991), “Governmentality”. G. Burchell, C. Gordon, P.Miller (Eds.). The Foucault Effect: Studies in governmentality with two lecturers and an interview with Michel Foucault. The University of Chicago Press..
Ikram, A. (2019). Pengantar Penelitian Filologi. Jakarta: Manassa.
Limbong, P. F. (2017). "Undang-undang Ternate: Edisi Teks dan Wacana Kekuasaan Kolonial Abad XIX”. Disertasi. Program Studi Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
____________. (2020). Katalog Deskriptif Naskah Arsip-Arsip Sultan Ternate. Perpusnas RI.
Mass, P. (1958). Textual Criticism. (Terj. B. Flower). Clarendon Press.
Naskah Peti 113 A 1/22. (1805). Koleksi Arsip Sultan Ternate. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Pudjiastuti, T. (2018). "Moloku Kie Raha Community and Their Old Manuscript Heritage". IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 175(2018) 012059.
___________. (1997). “Naskah-naskah Kuno Maluku Utara Koleksi Perpustakaan Nasional”. Ternate sebagai Bandar di Jalur Sutra: Kumpulan Makalah Diskusi. (Ed. G. A. Ohorella). Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.
Ricklefs, M. S. (2001). A History of Modern Indonesia since C. 1200, Third Edition. Palgrave.
Robson, S. O. (1994). Prinsip-prinsip Filologi Indonesia. (Terj. K. Gunawan.). RUL.
Smith, P. & Riley, A. (2011). Cultural Theory: An Introduction (Second Edition). John Wiley & Sons.
Trapp, M. (2003). Greek and Latin Letters: An Anthology, with Translation. Cambridge University Press.
Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Power. Palgrave Macmillan.
____________. (2005). “Politics, ideology and discourse”. R. Wodak (Ed.). Encyclopedia of Language & Linguistic. Volume on Politics and Language. Elsevier Ltd.
____________. (1997). “Discourse as interaction in society”. Discourse as Social Interaction. Discourse Studies: A Multidisciplinary Interoduction Volume 2. Sage Publications.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.